e-Pelatihan
Profil Pelatihan : Sosialisasi SMAP ISO 37001:2025 di Lingkungan Balai Teknik Sabo
Profil Pelatihan
Kurikulum
| Jenis Pelatihan | : U - Umum |
| Bidang Pelatihan | : U - Bidang Umum dan Manajemen |
| Bidang Pekerjaan | : 01 - Pengembangan SDM |
| Jenis Kegiatan | : 01 - Study dan Survey |
| Model Pelatihan | : SO - Sosialisasi |
| Nama Pelatihan | : UU0101SO - Sosialisasi SMAP ISO 37001:2025 di Lingkungan Balai Teknik Sabo |
| Tahun Kurikulum | : 2026 |
| Syarat Peserta | : Tidak ada persyaratan khusus bagi peserta. |
| Syarat Pengajar | :
Instruktur merupakan narasumber pada Perusahaan PT Inovasi Solutif Indonesia. Narasumber mempunyai pengalaman dibidang layanan konsultasi selama lebih dari 20 tahun pengalaman di berbagai lingkup industri dan lembaga pemerintahan. Pengalaman konsultan lebih dari 100 di layangan proyek sertfikasi ISO, akreditasi KAN, pelatihan. narasumber dalam layanananya membantu pengembangan organisasi, sistem manajemen, dan tata kelola yang mendampingi organisasi di setiap fase pertumbuhan. Selain itu narasumber juga mendampingi membangun fondasi proses pada tahap awal, memperkuat sistem dan pengendalian saat ekspansi, serta memastikan tata kelola yang konsisten dan berstandar pada fase kematangan. |
| Deskripsi | :
Kegiatan Sosialisasi ISO 37001:2025 SMAP dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kemantapan pemahaman seluruh pegawai Balai Teknik Sabo dalam penerapan SMAP di Balai Teknik Sabo. Pada ISO 37001:2016 penerapan SMAP dilakukan berdasarkan kepatuhan sedangkan ISO 37001:2025 SMAP sudah menjadi budaya anti penyuapan (budaya integritas) organisasi termasuk stakeholder lainnya. SMAP menjadi budaya anti penyuapan organisasi dapat melindungi secara personal pegawai. Hal ini didukung dengan pengendalian informasi terdokumentasi dengan baik guna untuk bukti dukung dalam penerapan SMAP. SMAP tidak hanya sebagai compliance akan tetapi secara administratif juga mempengaruhi individu. ISO 37001:2025 berfokus pada kepemimpinan, budaya integritas, manajemen risiko, transparansi, kontrol ketat, due diligence, whistleblowing system, serta perbaikan berkelanjutan sehingga organisasi bisa benar-benar mencegah penyuapan, bukan sekadar formalitas sertifikasi. Kesimpulan Transisi ISO 37001:2025 a. GAP Analysis perbedaan ISO 37001:2016 dengan ISO 37001:2025 (adanya perubahan klausul). b. Document Simplification dilakukan bukan untuk menambah dokumen baru, melainkan menyederhanakan dan menyelaraskan dokumen yang sudah ada agar lebih efektif mudah dipahami dan mudah diterapkan. c. Membangun budaya anti penyuapan bukan hanya sekedar pekatuhan akan tetapi membangun integritas organisasi dan seluruh pegawai. ISO 37001:2025 menekankan bahwa budaya anti penyuapan lebih penting daripada kelengkapan dokumen. d. Fokus transisi diarahkan pada edukasi, komunikasi dan penginkatan kesadaran pegawai agar prinsip anti penyuapan dipahami dan diterapkan dalam mengambil keputusan sehari hari bukan hanya tertulis di prosedur saja. e. Rencana kerja (roadmap) harus disusun dalam proses transisi ISO agar memiliki tahapan kegiatan, waktu yang jelas, dan memastikan transisi berjalan efektif dan berkelanjutan. |
| Tujuan | : Dalam rangka pemenuhan bukti dukung penerapan SMAP TA 2026 untuk meningkatkan kemantapan pemahaman seluruh pegawai Balai Teknik Sabo maka dari pada itu dilaksanakan kegiatan sosialisasi ISO 37001:2025 di Balai Teknik Sabo. |
| Keterangan | : - |
| Komposisi Strategi Pelatihan |   - Komposisi Teori | : tidak ada |
|   - Komposisi Diskusi | : tidak ada |
|   - Komposisi Lapangan | : tidak ada |
|   - Kategori | : tidak ada |